Selasa, 22 Desember 2015

gorenganwalang.blogspot.com







BELALANG GORENG 
GUNUNG KIDUL
Mendengar kata Gunungkidul, maka bayangan kita pasti akan tertuju pada sebuah kabupetan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang gersang, tandus, dan sering kekurangan air. Memang tak bisa dipungkiri bahwa wilayah Gunungkidul sebagian besar terdiri dari perbukitan karst. Ketika musim kemarau tiba, daerah ini terkesan bagaikan gurun. Panas, gersang, pepohonan jati yang banyak tumbuh di ladang meranggas, dan tanah merekah di mana-mana. Namun, di balik semua itu, wilayah ini menyimpan sumber pangan yang mengandung protein tinggi, yaitu belalang kayu.

Bagi sebagian orang, belalang atau dalam bahasa Jawa disebut walang dianggap sebagai serangga untuk pakan burung atau hama yang sering merugikan petani. Tetapi di Gunungkidul, belalang kayu (Valanga nigricornis) ini menjadi primadona bagi warganya, baik sebagai penikmat maupun para pencari rejeki. Selain kaya gizi, belalang kayu merupakan sumber pendapatan yang dapat menambah pemasukan. Menurut penuturan seorang pemburu belalang Gunungkidul, Wardiono, ia lebih memilih bekerja sebagai pemburu belalang daripada menjadi buruh bangunan karena penghasilannya tidak jauh beda. Dalam sehari ia dapat meraup keuntungan berkisar antara 30 – 40 ribu rupiah.

Pada musim penghujan, belalang kayu ini banyak ditemui di pohon ketela, dan jagung. Cara menangkapnya cukup mudah yaitu dilakukan pada malam hari dengan menggunakan tangan langsung dengan bantuan alat penerang. Cara ini biasa disebut dengan istilah nyuluh. Namun, pada musim kemarau, masyarakat harus menangkapnya di siang hari dengan menggunakan galah yang diberi jaring atau lem tikus dengan campuran kapas karena belalang tersebut hinggap dan mencari makan di pucuk-pucuk daun jati dan akasia yang tumbuh di sekitar lahan pertanian.

Pada sore hari belalang hasil tangkapan warga banyak dijajakan di sejumlah ruas jalan di Gunungkidul, seperti jurusan Gading-Wonosari, Wonosari-Ponjong, Wonosari-Semanu, dan Paliyan-Trowono. Tentu saja belalang yang dijajakan di sini masih mentah dan masih hidup. Namun, bagi para pengunjung yang ingin menikmati langsung makanan khas Gunung Kidul ini tidak perlu khawatir karena sudah banyak rumah-rumah makan yang menyediakan menu belalang goreng yang sudah diolah dengan bumbu khusus sehingga rasanya menjadi lezat dan gurih. Cara pengolahannya cukup sederhana, yaitu belalang dibersihkan dari sayap, suthang (kaki bagian belakang), dan kotorannya. Setelah itu, belalang dicuci hingga bersih dan kemudian direndam selama 15 menit dengan bumbu-bumbu khusus. Setelah itu, barulah belalang bisa digoreng.

PENJUAL BELALANG GORENG
Belalang goreng ini ternyata tidak hanya digemari oleh masyarakat Gunungkidul, tetapi juga masyarakat dari berbagai daerah seperti Magelang, Semarang, dan Solo yang pernah berkunjung ke Gunungkidul. Tingginya minat masyarakat mengonsumsi belalang goreng juga terlihat dari banyaknya pesanan dari luar pulau Jawa seperti dari daerah Pulau Sumatera. Pesanan yang datang pun tidak tanggung-tanggung karena bisa mencapai beribu-beribu ekor. Belalang goreng juga sering dijadikan oleh-oleh masyarakat perantau Gunungkidul saat kembali ke daerah perantauan. Sebut saja Manthos, seorang penyanyi campursari terkenal asal Gunungkidul, yang setiap ke Jakarta pasti membawa oleh-oleh belalang goreng untuk tetangga, handai taulan, dan sahabat-sahabatnya. Alhasil, saat ini banyak orang diberbagai daerah mengenal belalang goreng kuliner khas Gunung Kidul.

Untuk mendapatkan belalang goreng, Anda tidak perlu repot-repot lagi datang ke Gunungkidul. Karena belalang goreng bisa Anda dapatkan di website walanggoreng.blogspot.com. Dimanapun Anda berada, kami siap mengirimkan paketan belalang goreng sesuai pesanan Anda. Kami menyediakan kemasan toples dan plastik. Ada 3 pilihan rasa, yaitu belalang goreng gurih, belalang goreng bacem dan belalang goreng pedas.


BELALANG ADALAH HAMA YANG 
BISA DIBUAT CAMILAN
 
Belalang adalah serangga herbivora dari sub-ordo Caelifera dalam ordo Orthoptera. Serangga mempunyai antena yang lebih pendek dari tubuhnya dan juga memiliki ovipositor pendek. Suara yang ditimbulkan beberapa spesies belalang biasanya dihasilkan dengan menggosokkan femur belakangnya terhadap sayap depan atau abdomen (disebut stridulasi), atau karena kepakan sayapnya sewaktu terbang. Femur belakangnya umumnya panjang dan kuat yang cocok untuk melompat. Serangga ini umumnya bersayap, walaupun sayapnya kadang tidak dapat dipergunakan untuk terbang. Belalang betina umumnya berukuran lebih besar dari belalang jantan. Ciri khas dari belalang adalah memiliki 3 pasang kaki dan tubuhnya berbuku – buku.

Tubuh belalang terdiri dari 3 bagian utama, yaitu kepala, dada (thorax) dan perut (abdomen). Belalang juga memiliki 6 enam kaki bersendi, 2 pasang sayap, dan 2 antena. Kaki belakang yang panjang digunakan untuk melompat sedangkan kaki depan yang pendek digunakan untuk berjalan. Meskipun tidak memiliki telinga, belalang dapat mendengar. Alat pendengar pada belalang disebut dengan tympanum dan terletak pada abdomen dekat sayap. Tympanum berbentuk menyerupai disk bulat besar yang terdiri dari beberapa prosesor dan saraf yang digunakan untuk memantau getaran di udara, secara fungsional mirip dengan gendang telinga manusia. Belalang bernafas dengan trakea.

Belalang punya 5 mata (2 compound eye, dan 3 ocelli). Belalang termasuk dalam kelompok hewan berkerangka luar (exoskeleton). Contoh lain hewan dengan exoskeleton adalah kepiting dan lobster.
Belalang betina dewasa berukuran lebih besar daripada belalang jantan dewasa, yaitu 58-71 mm sedangkan belalang jantan 49-63 mm dengan berat tubuh sekitar 2-3 gram.

Belalang biasa dimanfaatkan sebagai bahan pangan bagi sebagian masyarakat. Akan tetapi, karena sering merusak tanaman, maka biasanya belalang dibunuh dengan menggunakan indektisida. Belalang adalah hama yang memakan daun jati, pisang, padi, jagung hingga tebu. 50 ekor belalang dewasa dapat menghabiskan makanan setara dengan seekor sapi dewasa.

BELALANG GORENG SPESCIAL
Di berbagai wilayah, banyak masyarakat yang mengenal belalang sebagai bahan makanan. Belalang sebagai makanan tidaklah aneh bagi sebagian masyarakat Padang, Lampung, Wonosari, Pacitan, Wonogiri, Klaten, Nusa Tenggara. Sementara di luar negeri, di Thailand, Mexico dan Uganda belalang juga sudah umum dimakan sebagai snack. Di Thailand, snack belalang dikenal dengan nama Tak Ga Tan, Chapulines di Mexico, dan Nsenene di Uganda. Sementara di Australia, belalang disajikan dalam bentuk pizza belalang.
Sebagai makanan, belalang memiliki cita rasa yang renyah dan mirip dengan udang. Cara untuk memasak belalang adalah dengan digoreng. Yang paling umum ditemui adalah digoreng dengan bumbu gurih, manis / bacem dan pedas.

walanggoreng.blogspot.com menyediakan belalang goreng rasa gurih, manis, dan manis pedas. Belalang goreng dikemas dalam kemasan plastik dan toples. Kami menerima pesanan dimanapun anda berada. Barang akan dikirimkan dengan jasa ekspedisi terpercaya.

CARA MEMBUAT 
BELALANG GORENG BACEM
Olahan belalang yang paling banyak digemari adalah belalang goreng bacem. Rasa bacem yang manis dan khas akan menghilangkan kesan belalang sebagai hewan yang asing untuk dikonsumsi. Untuk membuat belalang goreng bacem, berikut kami berikan tips untuk membuatnya.
Persiapkan bahan:
  • 1 kg belalang
  • 10 siunng bawang putih
  • 15 siung bawanng merah
  • 250 gr gula pasir
  • 4 sendok makan garam
  • 1/2 senddok makan penguat rasa
Cara memasak :
  • Ambil belalang yang masih hidup.
  • Bersihkan kotoran belalang dengan cara menarik kepalanya hingga putus dan tertarik pula isi perut belalang tersebut sampai habis dan buang.
  • Hilangkan bulu belalang yang menempel pada pungung belalang.
  • Setelah selesai, cuci belalang dengan air hangat sampai air tidak kelihatan kotor.
  • Haluskan bawang putih dan bawang merah kemudian masukkan ke dalam panci.
  • Masukkan belalang, gula pasir, garam secukupnya, penguat rasa secukupnya ke dalam panci.
  • Tambahkan air kurang lebih 2 liter dan rebus belalang.
  • Rebus belalang sampai berubah warna menjadi kemerahan selama kurang lebih 30 menit.
  • Setelah matang tiriskan belalang 5 menit kemudian goreng belalang sampai matang.
  • Setelah matang angkat dan tiriskan belalang.
  • Belalang goreng bacem siap disajikan.
Untuk memasak belalang goreng ada pantangannya, yaitu tidak disarankan menggunakan gula merah / gula jawa sebagai campuran bumbu. Karena bisa menyebabkan belalang akan cepat gosong apabila digoreng.